Jumat, 10 Oktober 2025

KONDISI GEOGRAFIS

Wilayah Desa Sentul terletak di Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan, secara astronomis berada di antara koordinat 7°48'25" Lintang Selatan sampai dengan 7°48'26" Lintang Selatan, dan 112°41'58" Bujur Timur sampai dengan 112°43'07" Bujur Timur dengan luas wilayah 3,5 km2 atau 311 Ha, dengan batas – batas wilayah sebagai berikut :

Sebelah Utara      :    Desa Parerejo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan

Sebelah Timur     :    Desa Sumberporong Kecamatan Lawang Kabupaten Malang

Sebelah Selatan   :    Desa Turirejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang

Sebelah Barat      :    Desa Jatisari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan.

Pusat pemerintahan Desa Sentul terletak di dusun Kampung Baru RT 01 RW 04. dengan menempati areal lahan seluas 440 m2. Jarak Tempuh Desa Sentul dari Kota Pasuruan sejauh 31 km ke arah barat daya, dari Kota Surabaya sejauh 66 km ke arah selatan, dan dari Kota Malang sejauh 21 km ke arah utara.

            Secara Topografi, Desa Sentul berada pada dataran tinggi dengan kelerengan antara 2 – 8 % dan ketinggian tempat 420 m di atas permukaan laut, sehingga wilayah Desa Sentul secara topografi cocok untuk pengembangan pertanian baik itu pertanian lahan basah maupun lahan kering /kebun, peternakan, pemukiman penduduk, pariwisata dan perindustrian skala kecil maupun sedang.

 

Secara Geologi wilayah Desa Sentul termasuk dalam jenis satuan batuan gunung api arjuno – welirang (Qvaw) yang tersusun dari beberapa jenis batuan, antara lain batu breksi igneous, lava, breksi tufan, dan tuff, satuan batuan tersebut terbentuk langsung dari pengendapan batuan beku akibat aktivitas magma, baik intrusi maupun ekstrusi. Pelapukan dan pengendapan jenis batuan tersebut menyebabkan terbentuknya jenis tanah regosol yaitu tanah alluvial yang diendapkan dan banyak menyimpan materi abu vulkanik dan pasir vulkanik.

Tanah regosol mempunyai tekstur butiran yang kasar, mempunyai variasi warna kelabu hingga kekuningan tergantung dari jenis material yang terkandung di dalamnya. Tanah regosol cenderung gembur, peka terhadap erosi, kaya unsur hara, dan permeabilitasnya tinggi, sehingga cocok untuk tanaman padi sawah, palawija, dan sayuran.

Secara Hidrogeologi, potensi air di wilayah Desa Sentul berdasarkan kuantitasnya cukup baik, karena di Desa Sentul tidak dilalui air permukaan seperti sungai, danau, dan sumber mata air, sumber air hanya tergantung dari air hujan dan air tanah, tetapi debit air yang dihasilkan dari air tanah di Desa Sentul cukup baik, berkisar antara 2 – 10 liter per detik. Air tanah di Desa Sentul ini dimanfaatkan warga untuk keperluan sehari – hari, selain juga dimanfaatkan untuk pengairan sawah dan kebun. Air tanah yang mengalir di Desa Sentul berasal dari daerah imbuh di puncak dan tubuh Gunung Arjuno.

Debit air tanah di Desa Sentul juga dipengaruhi kondisi klimatologi, wilayah Desa Sentul termasuk beriklim tropis basah yang dipengaruhi oleh tiupan Angin Muson. Pola tiupan Angin Muson menyebabkan terjadinya musim hujan di bulan Nopember sampai dengan bulan Mei, dan musim kemarau di bulan Juni sampai dengan bula Oktober. Di beberapa wilayah Dusun Kampungbaru Kebonjati dan Dusun Gunting memanfaatkan musim hujan untuk pengairan sawah tadah hujan. Curah hujan rata – rata di Desa Sentul 2000 – 2500 ml per tahun dengan suhu rata – rata 22° – 27° Celcius

Pola iklim di Desa Sentul juga berpengaruh terhadap potensi bencana angin puyuh atau puting beliung di musim hujan dan potensi bencana kebakaran. Tahun 2019 di Desa Sentul telah terjadi 2 kali bencana kebakaran, yaitu di pemukiman warga dan di hutan pinus di wilayah Dusun Kampungbaru Kebonjati. Selain itu, di musim kemarau juga memunculkan potensi kekeringan di sebagian kecil wilayah di Dusun Gunting dan Dusun Kampungbaru Kebonjati yang mengandalkan air tanah sebagai sumber air untuk keperluan sehari – hari.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KONDISI PEMERINTAHAN DESA

  PEMBAGIAN WILAYAH DESA Wilayah Desa Sentul dibagi menjadi 4 Dusun dengan rincian pembagian wilayah dusun, jumlah 25 RT dan jumlah 7  ...